Friday, February 10, 2017

Cara Mudah Deteksi Alternator Yang Alami Kerusakan


Sumber Gambar : agungwibowo92.blogpot.com
Alternator menjadi komponen mobil yang penting karena bertugas untuk menyuplai listrik kendaraan Anda.

Alternator akan membantu kendaraan Anda untuk menggerakkan semua komponen dengan sistem kelistrikan di dalam mobil dan tetap meminimalkan fungsi baterai.

Baterai mobil Anda hanya akan mampu bertahan hingga 30 menit saja jika tidak ada alternator ini.

Bila tenaga baterai mobil habis, maka mobil pun akan kehilangan suplai kelistrikan dengan baik dan membuatnya mogok.

Lalu, apakah yang perlu dilakukan untuk mendeteksi kerusakan pada sistem alternator ini.

Anda bisa melakukan deteksi sederhana jika alternator mobil sedang melemah hanya dengan menggunakan satu buah obeng panjang atau besi panjang.

Pertama, bukalah kap mesin, lalu tempelkan besi panjang atau obeng tadi ke pulley alternator dengan keadaan mesin tetap hidup.

Anda diminta untuk sangat berhati-hati ketika sedang melakukan pengetesan sederhana ini.

Bila Anda merasakan semacam tarikan magnet yang cukup kuat maka bisa dipastikan jika alternator mobil bekerja dengan baik.

Namun bila hampir tidak ada tarikan magnet pada besi panjang atau obeng tadi maka dipastikan jika sistem alternator mengalami gangguan.

Cara mendeteksi lainnya adalah dengan memeriksa koneksi yang terhubung langsung dengan alternator ataupun baterai.

Perhatikanlah sambungan atau kabel apakah ada yang putus atau tidak, bila terdapat semacam kerusakan maka segera lakukan perbaikan.

Indikasi lain yang bisa menjadi pertanda akan kegagalan alternator adalah menggunakan indera pendengaran, penciuman dan penglihatan Anda.

Misalnya bila Anda mendengar bunyi decitan atau bunyi kasar dari ruang mesin, bisa jadi karena pulley alternator tidak sejajar yang membuat belt sedikit melintir.

Atau bila Anda mencium bau karet atau kabel terbakar dari area alternator maka bisa diperkirakan jika belt tidak terpasang dengan baik dan membuat gesekan.

0 comments:

Post a Comment