Friday, May 26, 2017

Yuk Pahami Soal Hill-Start Assist Control Pada Toyota All New Fortuner

Image result for Hill-Start Assist Control
Sumber Gambar :  toyota-global.com
Apakah Anda pernah mendengar Hill-Start Assist Control aatu Downhill Assist Control (DAC) yang ada pada Toyota All New Fortuner?

Fitur canggih ini ternyata sangat bermanfaat digunakan ketika mengemudi di area pegunungan yang terjal dan berliku.

Kondisi medan seperti ini memang cukup sulit ditaklukan dan mobil pun harus dalam kondisi yang maksimal, pengemudi pun dituntut handal dalam mengoperasikan mobil.

Namun perkembangan teknologi telah membantu aktifitas berkendara ini jadi makan aman dan nyaman dalam perjalanan meski kondisi jalan cukup rumit.

Salah satunya dengan menerapkan teknologi Hill-start Assist Control (HAC) atau Downhill Assist Control (DAC) pada Toyota All New Fortuner.

Teknologi ini bisa bermanfaat ketika Anda sedang mengemudi di tanjakan.

Ketika sedang melintasi tanjakan, kebanyakan mobil akan mengalami posisi yang tidak stabil dan bisa melorot.

Bila tidak di kontrol dengan baik maka mobil bisa turun kebelakang dan menabrak mobil lain, bahkan bisa juga membuat mobil loncat karena gas ditekan secara penuh secara mendadak.

Kedua kondisi ini sama-sama bahaya karena bisa menyebabkan kecelakaan yang tentu tak diinginkan.

Sebagai solusinya Toyota menyematkan teknologi Hill-start Assist Control (HAC) pada Toyota All New Fortuner.

Teknologi ini akan mampu mencegah mobil mundur saat sedang start di tanjakan.
Saat sistem komputer mobil mendeteksi adanya tuas transmisi pada posisi maju dan rem dilepas, roda pun mulai bergerak mundur.

Teknologi HAC ini akan mengaktifkan rem untuk menahan mobil supaya tidak terus mundur.

HAC sendiri akan memberikan waktu sekitar 5 detik yang cukup untuk memindahkan kaki dari rem ke pedal gas.

Ketika pedal gas ditekan, HAC baru akan melepas rem dan mobil bisa bergerak naik lagi.

Friday, May 19, 2017

Tips: Memaksimalkan Fungsi AUX Pada Toyota All New Kijang Innova

Image result for Tombol AUX Di Toyota
Sumber Gambar : autobild.co.id
Bagi Anda yang memiliki kendaraan roda empat, pasti sering mengemudikan kendaraan sambil mendengarkan musik.

Di era serba digital ini, telepon genggam Anda pun bisa menjadi media pemutar musik di dalam mobil.

Smartphone yang sudah terisi daftar lagu-lagu favorit Anda kini bisa menjadi media pemutar musik di dalam mobil, contohnya saja pada Toyota All New Kijang Innova yang sudah dilengkapi dengan Auxiliary Kabel Audio.

Fitur ini bisa Anda temukan pada Toyota All New Kijang Innova dalam bentuk sebuah outlet yang terletak pada bagian stereo.

Outlet ini akan nampak seperti headphone pada umumnya atau speaker jack yang berukuran kurang lebih 3.5 mm dan diberi label baik ‘Aux’, ‘MP3’ atau ‘Audio’.

Adanya fitur AUX ini akan membantu Anda untuk menghubungkan handphone dengan stereo mobil, serta bisa juga menyambungkannya dengna fitur lain seperti bluetooth dan FM Transmitter.

Bila Anda bisa menghubungkan handphone dengan AUX ini, sudah bisa dipastikan jika semua fitur tersebut akan terhubung dengan baik pula.

Anda pun bisa memutar musik yang ada di dalam handphone sesuka hati selama perjalanan.

Penggunaan bluetooth untuk memutar musik memang bisa saja Anda pilih, namun gangguan jaringan nirkabel yang sering terjadi bisa mengurangi kualitas suara musik yang dikeluarkan.

Akan lebih baik jika Anda menggunakan fitur AUX ini jika ingin mengkoneksikan handphone dengan mobil untuk memutar musik.

Anda hanya perlu memasukkan kabel ke jack handphone dengan ujung lain yang ada di stopkontak di stereo mobil dan jaringan pun tak akan terputus selama kabel terhubung.

Sumber: http://www.teknovanza.com

Friday, May 12, 2017

Musim Hujan, Perhatikan penggunaan Lampu Hazard

Image result for Musim Hujan, Perhatikan penggunaan Lampu Hazard
Sumber Gambar : otomotif.metrotvnews.com
Di saat musim hujan seperti saat ini, Anda harus lebih teliti dengan fungsi dan kegunaan lampu hazard. Salah- salah penggunaan lampu hazards dalam kondisi hujan deras dapat mengganggu pengemudi lain.
Lampu hazard pun dapat membuat pengemudi lain binggung arah mobil dihadapannya akan kemana.
Memang penggunaan lampu hazard dikala hujan kerap dilakukan pengemudi padahal sebenarnya hal itu sangat tidak disarankan.

Iwan Abdurrahman dari Technical Service Division PT Toyota Astra Motor mengatakan, penggunaan lampu hazard saat hujan deras justru berbahaya. Kendaraan di belakang akan kebingungan.

"Ini yang selalu saya tekankan saat hujan, jangan nyalain hazard saat hujan. Bahaya banget. Tidak ada fungsinya. Bikin bingung orang. Kalau pakai hazard kita (pengendara lain yang melihat kendaraan lain menyalakan hazard saat hujan) malah enggak tahu itu mobil mau ke arah mana. Tiba-tiba ke kiri, tiba-tiba ke kanan kita enggak tahu, kan seram juga," kata Iwan.

hal ini bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Keadaan pun diperparah kondisi bawah guyuran hujan jalanan licin, jelas kegiatan itu amat membahayakan.

Berdasarkan aturan dunia internasional menyalakan hazard kala mobil bergerak, apalagi ketika hujan merupakan pelanggaran berat atas aturan lalu lintas darat.

Beberapa pengendara yang menyalakan lampu hazard, sebenarnya  ingin diketahui keberadaannya oleh pengendara lain.

Padahal, Anda bisa menyalakan lampu utama atau lampu kabut untuk menandakan keberadaan Anda, bukan dengan menyalakan lampu hazard.

"Kan mobil itu kan sudah ada yang punya lampu kabut. Kalau mobil ada lampu kabut cukup pakai lampu kabut. Tapi kalau tidak ada lampu kabut, nyalakan lampu utama. Intinya dinyalakan itu kan supaya kita diketahui orang lain bahwa mobil kita ada," ucap Iwan.


Penggunaan hazard pun harus jelas maksud dan tujuannya seperti:
1. Saat kendaraan mengalami malfungsi yang menyebabkan kendaraan berjalan lebih lambat atau berhenti.
2. Saat akan memberitahu kendaraan yang di belakangnya, jika di depan ada gangguan seperti adanya kecelakaan, tanah longsor dll.
3. Saat sesuatu terjadi pada kendaraan yang kita tumpangi dan kendaraan harus segera menepi atau berhenti.
4. Saat kendaraan berjalan di luar jalur yang seharusnya dilalui.

Semoga tips diatas dapat memberikan ilmu tambahan pada anda tentang penggunaan lampu hazard yang baik dan benar.


Sumber : otodetik.com

Friday, May 5, 2017

Target Realistis Penjualan Toyota Rush

Image result for Target Realistis Penjualan Toyota Rush
Sumber Gambar : hargatoyotapurwoketo.com
Sejak pertama kali meluncur di Indonesia pada 2006 Rush sudah dianggap  sebagai SUV terlaris. Hal ini dapat dilihat dengan total penjualan yang mencapai 212.000 unit. 

Dengan peluncurkan Toyota Rush TRD Sportivo Ultimo dan Rush TRD Sportivo 7 beberapa hari yang lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) berharap dapat menambah volume penjualan di Rush di Indonesia.

Lalu berapa target yang yang ingin diraih TAM untuk penjualan Rush kali ini?

Presiden Direktur PT TAM, Hiroyuki Fukui, menjelaskan bahwa target untuk Rush adalah sebanyak 1.800 per unit. Menurutnya target ini terbilang realistis untuk dicapai.

"Saya menyampaikan target yang rendah hati. Kita targetnya 1.800 per bulan. Pada bulan lalu saja kita menjual 1.980 unit, jadi     1.800 merupakan target yang rendah hati," ujar Fukui pada Jumat (26/2/2016) di Raffles Hotel Jakarta.

Fukui optimis Rush TRD Sportivo Ultimo dan Rush TRD Sportivo 7 dapat menaikan volume penjualan TAM.

"Dari Sportivo Ultimo mungkin 15 persen, sementara yang Sportivo 7 30 persen," tambah Fukui.

Selain Fukui, Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto, juga memprediksi pasar medium SUV akan meningkat tahun ini. Di prediksi tahun ini segmen medium SUV naik 8-9 persen di 2016.

“Kami melihat komposisi pasarnya meningkat ke 8 – 9 persen tahun ini. Jadi kalau peluang pasarnya cukup besar, dengan perubahan-perubahan yang mengarah ke kenyamanan dan stylish itu Rush bisa lebih diterima lagi oleh pengguna SUV,” kata Henry.

Keoptimisan pihak Toyota akan peningkatan volume penjualan juga karena kedua varian Rush didesain oleh orang Indonesia.

"Kita optimis dengan model ini karena kedua varian ini di desain langsung oleh orang Indonesia," tambah Henry.

Sumber : metrotvnews