Friday, April 28, 2017

Tips Mengatasi Mobil Mogok di Tengah Banjir

 Image result for Tips Mengatasi Mobil Mogok di Tengah Banjir
Sumber Gambar : sinarmas-rent.com
Musim hujan telah datang, tentunya para pengendara mobil harus lebih memperhatikan cara berkendara yang baik dan aman. Tak jarang banyak dijumpai kendaraan-kendaraan mogok di pinggir jalan akibat terjebak banjir tersebut. Hal yang harus diperhatikan yakni ketika Anda mengendarai mobil dan terjebak di dalam genangan air (banjir).  Pastinya Anda semua akan merasa panic karena bagaimana keluar dari genangan air itu sedangkan mesin dalam keadaan mati.

Jika Anda menerjang banjir dan mobil Anda mogok di tengah ganangan air itu maka yang harus Anda lakukan yakni:

Lakukan starter mesin sampai 2 atau 3 kali jangan sampai berlebihan. Jika tetap tidak bias nyala jangan dipaksa karena akan menjadi lebih berbahaya. Usahakan Anda meminta bantuan kepada orang disekitar untuk mendorong ketempat yang benar-benar aman dari genangan air.
Setelah menurut Anda sudah berada di tempat yang aman, maka hal yang harus dilakukan yakni membuka kap mesin dan keringkan bagian distributor, koil, busi, kabel busi dengan kertas Koran atau lap kering.

Setelah Anda melakukan hal itu, coba starter kembali 2 sampai 3 kali. Tapi jika tetap tidak mau hidup juga, maka cabutlah kabel busi dan perhatikan area disekirar busi. Di khawatrikan kabel busi atau businya terkena air dan jika ada air maka bukalah tutup distributor lalu Anda keringkan dan pasang kembali seperti semula.

Cobalah Anda hidupkan kembali mesinnya. Jika mobil Anda sudah menyala dan bias jalan kembali maka hal yang harus Anda lakukan yakni rem kendaraan Anda beberapa kali sampai beberapa komponen pada mobil itu berfungsi kembali.

Hal terakhir yang Anda harus lakukan yakni, setelah kendaraan Anda sudah normal kembali ada baiknya dibawa kebengkel untuk diperiksa lebih lanjut karena kalau sudah tergenang air seperti itu pasti ada saja komponen yang rusak terutama pada system pengereman.

Anda dapat mempraktekan tips-tips diatas saat terperangkap dalam banjir terutama di cuaca hujan seperti saat ini. Semoga bermanfaat!

Friday, April 21, 2017

Bisnis Jual-Beli Mobil Bekas

Image result for Bisnis Jual-Beli Mobil Bekas
Sumber Gambar : iwaralaba.com
Bisnis jual-beli mobil bekas merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Tentu saja mobil yang diperjual belian haruslah mobil bekas dengan kualitas baik.

Nah, hal ini bisa anda jadikan kesempatan untuk membuka peluang bisnis penjualan mobil bekas. Tidak banyak ketrampilan yang anda butuhkan untuk membuka bisnis ini, tapi kerja keras dan keuletan dalam menjalankan bisnis. Di bawah ini beberapa cara untuk memulai bisnis jual-beli mobil bekas.

Teliti dalam Membeli
Jika Anda hendak membeli mobil bekas yang nantinya akan Anda jual dengan harga yang lebih mahal maka Anda harus selalu teliti.

Mobil bekas biasanya memiliki beberapa bekas goresan atau kerusakan kecil di bagian tertentu. Anda tak perlu khawatir akan hal ini, bawalah mobil bekas tersebut pada mekanik kepercayaan Anda untuk mendapatkan perawatan yang baik.

Mintalah mekanik Anda untuk  memeriksa semua struktur mobil. Jika mobil sudah rusak parah dan akan menghabiskan biaya perbaikan yang lebih banyak, jangan lakukan transaksi jual-beli tersebut.

Mobil Klasik
Mobil modern yang Anda beli bisa kehilangan nilai jual sekitar 10% setelah Anda membeli mobil bekas tersebut. Hal ini tak berlaku untuk mobil klasik, mereka akan selalu memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan mobil modern.

Banyak yang mengatakan bahwa investasi pada mobil klasik jauh lebih berharga daripada investasi emas. Bila anda memiliki minat pada mobil klasik ada baiknya anda memilih mobil ini sebagai objek bisnis Anda.

Lakukan Promosi Sebaik Mungkin
Mempromosikan mobil bekas anda adalah hal penting yang perlu dilakukan. Melalui promosi inilah Anda bisa menarik minat para pembeli.

Promosi memberikan informasi harga dan produk mobil yang sedang Anda jual. Hal ini bisa anda lakukan dengan berbagai cara, mulai dari mulut ke mulut atau secara online.

Anda juga bisa menjadikan pameran mobil atau festival mobil sebagai tempat mempromosikan mobil bekas Anda. Menjalin komunikasi yang baik dengan kerabat, teman dekat atau pembeli lain bisa mempermudah promosi Anda sendiri.

Selain itu, usahakan untuk memberikan layanan yang baik dan menjual mobil bekas dengan kualitas yang baik pula.


Friday, April 14, 2017

Perhatikan Hal Yang Tak Benar Saat Modifikasi Mobil

Image result for Perhatikan Hal Yang Tak Benar Saat Modifikasi Mobil toyota
Sumber Gambar : seribumobil.com
Beberapa orang memang sangat mengagumi mobil mereka hingga ingin melakukan berbagai personalisasi pada kendaraan kesayangannya tersebut.

Namun, beberapa modifikator terkadang sering menggunakan teknik modifikasi yang salah sehingga bukannya membuat mobil semakin menarik tapi semakin hancur.

Nah, ingin tahu hal apa saja tidak benar yang sering dialakukan oleh para modifikator?

Ketika ingin memodifikasi sebuah kendaraan, Anda harus mengutamakan faktor keamanan dari mobil ada pada bagian kaki-kaki.

Hal ini karena bagian inilah yang menahan berat mobil berserta Anda yang ada di dalamnya.

Oleh sebab itu jangan sampai permainan modif mobil Anda membawa masalah pada area ini, karena penyakit kaki-kaki itu seperti bom waktu yang bisa saja meledak sewaktu-waktu.

Memofikasi mobil dengan body kit keren (ori maupun fiber), mengganti velg aftermarket (ori  ataupun tw), sound system yang menggelegar, mesin mobil yang diupgrade performance (Turbo maupun N/A), memang sah-sah saja dilakukan.

Namun Anda juga harus memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Tidak Akan Ada Biaya Perbaikan
Biaya untuk perbaikan kaki-kaki mobil yang rusak akibat ulah Anda sendiri karena sering menghantam lobang di jalanan.

Selain itu, ban mobil akan menjadi extra tipis, sehingga banyak yang harus diperbaiki dan diganti.

Rem Mobil Masih Memakai Standar Bawaan Pabrik
Rem standar bawaan pabrik dapat menahan mobil Anda dengan boost 0.3 – 0.5 bar saja.

Hal tersebut sudah bisa menambah tenaga mesin Anda naik 30 – 45% an. Padahal kekuatan mesin wajib seimbang dengan kekuatan rem.

Sekalipun sudah mematuhi kaidah-kaidah menganti velg yang aman Anda tetap harus mengupgrade rem mobilnya.

Jika diperhatikan, bila memiliki velg setandar 15 inch, kemudian Anda paksakan menjadi 18 – 20 inch, sedangkan rem masih standar bawaan pabrik maka akan bisa menyebabkan masalah serius.


Friday, April 7, 2017

Wajib Sering-Sering Buang Angin Jika Pasang Air Suspension

evasivemotosport.com
Jika Anda penggemar modifikasi, tentu Anda sudah mengenal dengan baik komponen aftermarket yang satu ini.

Yah, Air suspension atau lebih dikenal dengan suspensi udara merupakan salah satu komponen aftermarket yang membutuhkan perawatan yang sangat minim.

Namun, Indra, pemilik salah satu bengkel motor menyarankan jika pemilik mobil harus rutin membuang angin pada tabung.

"Perawatannya itu dengan cara rutin menguras angin dalam tabung setiap tiga minggu hingga sebulan sekali. Treatment ini khusus airsus yang butuh perawatan," ungkap Indra.

Sedangkan untuk membuang angin, sudah tersedia tabung yang bisa digunakan hanya dengan membuka katup pada tabung.

Tak hanya membuang angin, Anda pun disarankan untuk memperhatikan kondisi selenoid pada tipe airsus.

"Ini merupakan sistem elektrikal untuk membagi dan mengisi udara ke balon. Jika tidak rajin melakukan perawatan maka udara akan berkondensasi menjadi air dan membuat selenoid berkarat dan macet," imbuh dia.

Ia menjamin jika dua perawatan tersebut rutin dilakukan, maka usia airsus yang digunakan akan semakin panjang.

Sedangkan untuk jenis airsus yang minim perawatan, akan terdapat pula katup pembuang udara.

Untuk airsus jenis ini, pembuangan udaranya akan lebih lama yakni sekitar 2 hingga 3 bulan.
Selain itu, Indra juga menyarankan para pengguna airsus untuk selalu memperhatikan tekanan udara pada balon terlalu keras pada waktu lama.

"Balon yang terlalu keras berpotensi pecah ketika mendapat hantaman karena karetnya tidak membal. Setelah lewat rintangan seperti polisi tidur di pusat perbelanjaan atau di jalanan maka sebaiknya dikembalikan ke tekanan safety dengan tekanan minimum 20 psi," tuntasnya.