
Sumber Gambar : seribumobil.com
Beberapa orang memang sangat mengagumi mobil mereka hingga
ingin melakukan berbagai personalisasi pada kendaraan kesayangannya tersebut.
Namun, beberapa modifikator terkadang sering menggunakan
teknik modifikasi yang salah sehingga bukannya membuat mobil semakin menarik
tapi semakin hancur.
Nah, ingin tahu hal apa saja tidak benar yang sering
dialakukan oleh para modifikator?
Ketika ingin memodifikasi sebuah kendaraan, Anda harus
mengutamakan faktor keamanan dari mobil ada pada bagian kaki-kaki.
Hal ini karena bagian inilah yang menahan berat mobil
berserta Anda yang ada di dalamnya.
Oleh sebab itu jangan sampai permainan modif mobil Anda
membawa masalah pada area ini, karena penyakit kaki-kaki itu seperti bom waktu
yang bisa saja meledak sewaktu-waktu.
Memofikasi mobil dengan body kit keren (ori maupun fiber),
mengganti velg aftermarket (ori ataupun
tw), sound system yang menggelegar, mesin mobil yang diupgrade performance
(Turbo maupun N/A), memang sah-sah saja dilakukan.
Namun Anda juga harus memperhatikan beberapa hal berikut
ini.
Tidak Akan Ada Biaya Perbaikan
Biaya untuk perbaikan kaki-kaki mobil yang rusak akibat ulah
Anda sendiri karena sering menghantam lobang di jalanan.
Selain itu, ban
mobil akan menjadi extra tipis, sehingga banyak yang harus diperbaiki dan
diganti.
Rem Mobil Masih Memakai Standar Bawaan Pabrik
Rem standar bawaan pabrik dapat menahan mobil Anda dengan
boost 0.3 – 0.5 bar saja.
Hal tersebut sudah bisa menambah tenaga mesin Anda naik 30 –
45% an. Padahal kekuatan mesin wajib seimbang dengan kekuatan rem.
Sekalipun sudah mematuhi kaidah-kaidah menganti velg yang
aman Anda tetap harus mengupgrade rem mobilnya.
Jika diperhatikan, bila memiliki velg setandar 15 inch,
kemudian Anda paksakan menjadi 18 – 20 inch, sedangkan rem masih standar bawaan
pabrik maka akan bisa menyebabkan masalah serius.
Sumber: http://oto.detik.com/

0 comments:
Post a Comment