evasivemotosport.com
Jika Anda penggemar modifikasi, tentu Anda sudah mengenal
dengan baik komponen aftermarket yang satu ini.
Yah, Air suspension atau lebih dikenal dengan suspensi udara
merupakan salah satu komponen aftermarket yang membutuhkan perawatan yang
sangat minim.
Namun, Indra, pemilik salah satu bengkel motor menyarankan jika pemilik mobil harus rutin membuang
angin pada tabung.
"Perawatannya itu dengan cara rutin menguras angin
dalam tabung setiap tiga minggu hingga sebulan sekali. Treatment ini khusus
airsus yang butuh perawatan," ungkap Indra.
Sedangkan untuk membuang angin, sudah tersedia tabung yang
bisa digunakan hanya dengan membuka katup pada tabung.
Tak hanya membuang angin, Anda pun disarankan untuk
memperhatikan kondisi selenoid pada tipe airsus.
"Ini merupakan sistem elektrikal untuk membagi dan
mengisi udara ke balon. Jika tidak rajin melakukan perawatan maka udara akan
berkondensasi menjadi air dan membuat selenoid berkarat dan macet," imbuh
dia.
Ia menjamin jika dua perawatan tersebut rutin dilakukan,
maka usia airsus yang digunakan akan semakin panjang.
Sedangkan untuk jenis airsus yang minim perawatan, akan
terdapat pula katup pembuang udara.
Untuk airsus jenis ini, pembuangan udaranya akan lebih lama
yakni sekitar 2 hingga 3 bulan.
Selain itu, Indra juga menyarankan para pengguna airsus
untuk selalu memperhatikan tekanan udara pada balon terlalu keras pada waktu
lama.
"Balon yang terlalu keras berpotensi pecah ketika
mendapat hantaman karena karetnya tidak membal. Setelah lewat rintangan seperti
polisi tidur di pusat perbelanjaan atau di jalanan maka sebaiknya dikembalikan
ke tekanan safety dengan tekanan minimum 20 psi," tuntasnya.
Sumber: http://otomotif.liputan6.com

0 comments:
Post a Comment