Friday, April 7, 2017

Wajib Sering-Sering Buang Angin Jika Pasang Air Suspension

evasivemotosport.com
Jika Anda penggemar modifikasi, tentu Anda sudah mengenal dengan baik komponen aftermarket yang satu ini.

Yah, Air suspension atau lebih dikenal dengan suspensi udara merupakan salah satu komponen aftermarket yang membutuhkan perawatan yang sangat minim.

Namun, Indra, pemilik salah satu bengkel motor menyarankan jika pemilik mobil harus rutin membuang angin pada tabung.

"Perawatannya itu dengan cara rutin menguras angin dalam tabung setiap tiga minggu hingga sebulan sekali. Treatment ini khusus airsus yang butuh perawatan," ungkap Indra.

Sedangkan untuk membuang angin, sudah tersedia tabung yang bisa digunakan hanya dengan membuka katup pada tabung.

Tak hanya membuang angin, Anda pun disarankan untuk memperhatikan kondisi selenoid pada tipe airsus.

"Ini merupakan sistem elektrikal untuk membagi dan mengisi udara ke balon. Jika tidak rajin melakukan perawatan maka udara akan berkondensasi menjadi air dan membuat selenoid berkarat dan macet," imbuh dia.

Ia menjamin jika dua perawatan tersebut rutin dilakukan, maka usia airsus yang digunakan akan semakin panjang.

Sedangkan untuk jenis airsus yang minim perawatan, akan terdapat pula katup pembuang udara.

Untuk airsus jenis ini, pembuangan udaranya akan lebih lama yakni sekitar 2 hingga 3 bulan.
Selain itu, Indra juga menyarankan para pengguna airsus untuk selalu memperhatikan tekanan udara pada balon terlalu keras pada waktu lama.

"Balon yang terlalu keras berpotensi pecah ketika mendapat hantaman karena karetnya tidak membal. Setelah lewat rintangan seperti polisi tidur di pusat perbelanjaan atau di jalanan maka sebaiknya dikembalikan ke tekanan safety dengan tekanan minimum 20 psi," tuntasnya.


0 comments:

Post a Comment