
Sumber Gambar : mobilku.org
Sokbreker adalah komponen utama pada kaki-kaki Toyota, fungsinya untuk menjaga kenyamanan saat berkendara serta untuk meningkatkan stabilitas mobil ketika lagi melaju cepat, untuk itu penting untuk merawatnya.
Selain perawatan rutin, Anda juga harus tahu apa saja yang bisa menyebabkan peredam kejut ini cepat rusak. Nah simak penjelasan lebih lanjut di bawah ini.
Salah seorang pemilik spesialis sokbreker, Edi mengungkapkan jika selain harus secara berkala diperiksa kondisinya, hal penting lain yaitu dengan memahami beberapa faktor yang dapat menyebabkan suspensi cepat mengalami kerusakan.
“Percuma jika hanya diperiksa saja kondisinya tanpa mengetahui hal apa yang bisa menyebabkannya rusak. Hasilnya akan membuat sokbreker bisa lebih awet dari masa usia normal tiga tahun,” ujar Edi, Senin (10/8/2015).
Langkah pertama adalah jangan sampai membebankan kendaraan dengan barang bawaan yang berlebihan hingga overweight.
“Mungkin ini memang jarang dilakukan, kecuali dalam suasana mudik atau mahasiswa yang sering membawa banyak teman-temannya berkendara. Namun tetap perlu diperhatikan, untuk sekedar mengantisipasi,” kata Edi.
Ia pun melanjutkan jika, karakter pengendara juga berpengaruh terhadap kondisi sokbreker.
Ketika kendaraan dipaksa bekerja keras di medan jalan yang tidak mulus atau rusak kendaraan tetap dipacu pada kecepatan yang tidak wajar, sehingga kerja suspensi menjadi berlebihan.
“Sebenarnya kondisi jalan tidak mulus tidak begitu bermasalah, jika pengemudi bisa mengendarainya dengan halus dan baik. Selain itu, mobil dengan modifikasi ceper juga bisa membuat usia suspensi berkurang,” ujar Edi.
Edi menambahkan jika sokbreker sudah berusia tua misalnya sudah 3 tahun, sebaiknya segera diganti.
Sokbreker dengan usia lebih dari tiga tahun, biasanya performanya sudah menurun yang kemudian berakibat pada bocornya oli sokbreker karena karet seal yang sudah mengeras dan usang.
Sumber: http://www.otomania.com

0 comments:
Post a Comment